Subscribe

Archive for the ‘Apa Saja’

In Memorial Wulan

March 27, 2013 By: Ikon Bali Category: Apa Saja, Dokumentasi

By : Moktar, Jakarta, 11 Maret 2013

Para staf-staf menyebutnya Bunda meskipun umurnya sebaya. Bunda mengingatkan kita pada sosok yang menyenangkan, egaliter, mengayomi dan penuh semangat untuk perbaikan masa depan buat anak-anak dan masa depan peradaban seperti yang digambarkan dalam novel Bunda Maxim Gorky. Bunda dalam novel tersebut membantu perjuangan anak-anaknya menyebarkan brosur  “pergerakan buruh “  untuk satu kata yang bernama perjuangan. Wulan bukanlah Bunda yang digambarkan oleh Maxim Gorky,  juga bukan Kartini yang dengan gigih memperjuangkan kaum perempuan dijaman kolonial dengan  budaya patiarky yang sangat kuat sehingga perempuan menjadi sangat termarginalisasi. Kartini dengan gigih memperjuangkan kesamaan laki-laki – perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Kita mengenalnya dengan buku yang sangat terkenal “Habis gelap, terbitlah terang.”

Wulan kita mengenalnya sebagai anak muda yang energik, cantik, mode  serta menjadi ketua yayasan Stigma. Tentu kita bukan hendak membandingkan kalau ingin tahu apa yang dilakukannya, juga bukan sebuah gossip atau sekedar berita infotainment melainkan kita memang perlu tahu Wulan sebagai sahabat, teman yang  telah memberikan sumbangsih untuk penanggulangan HIV. Ini jelas bukan untuk romantisme sejarah tetapi ada yang perlu dilihat dari sosoknya. Wulan adalah anak muda yang menjadi ketua Yayasan Stigma bersama teman-teman sebayanya untuk satu tujuan mengangkat derajat orang-orang yang termarginal karena memakai  “narkoba”.

(more…)

Perginya Paman Bagi Kami

November 10, 2009 By: Ikon Bali Category: Apa Saja, Dokumentasi, Profil

 

Bali kehilangan paman para mantan pecandu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (Napza), Bob Monkhouse. Uncle Bob, demikian panggilan akrabnya, meninggal Minggu sore kemarin di Tabanan akibat serangan jantung.

Hingga pada akhirnya hidupnya, Bob adalah Direktur Yayasan Kesehatan Bali (Yakeba), pusat rehabilitasi bagi pecandu Napza di Bali. Bob mendirikan Yakeba pada 10 April 1999.

(more…)

Daun Coca Bukan Napza!!

September 04, 2009 By: Ikon Bali Category: Advokasi, Apa Saja

 

bu Ketua Komisi Narkotika dan Zat Adiktif dari Badan PBB
Ratu dari Negara Swedia,
Direktur Komisi,
Direktur UNODC,
Perwakilan dari pejabat tingkat tinggi dari negara-negara dunia.

Pertama, saya ingin ucapkan terima kasih atas keramahtamahan dari pemerintah dan dari rakyat Austria atas penyelenggaraan pertemuan ini, yang menunjukkan rasa tanggung jawab atas umat manusia. Sebuah pertemuan yang diadakan dengan mengatasnamakan upaya melawan peredaran gelap zat-zat Napza..

(more…)

Recruitment SC IDU Forum ICAAP IX

August 08, 2008 By: Ikon Bali Category: Apa Saja, Dokumentasi

Sumber Milis aids-ina@yahoogroups.com

Terkait dengan kegiatan IDU Forum yang direncanakanakan diadakan pada ICAAP IX di Bali 2009 mendatang, maka untuk persiapan tersebut PKNI (Persaudaran Korban Napza Indonesia)sebagai sebuah organisasi korban napza tingkat nasional mendapat kesempatan untuk terlibat secara penuh dalam kegiatan tersebut dari persiapan hingga pelaksanaan.

Guna mempersiapkan hal tersebut, maka akan dibentuk tim Steering Committee (SC) sementarauntuk mempersiapkan arahan kegiatan serta content dari kegiatan yang akan dilakukan tersebut sebagai draft sebelum kita melibatkan komunitas IDU di Asia Pasifik dalam SC secara penuh.

(more…)

Kaji Ulang Penerapan UU Narkotika!

April 11, 2008 By: Ikon Bali Category: Apa Saja

Memperingati 60 tahun Deklarasi Hak Asasi Manusia (HAM), Ikatan Korban Napza (IKON) Bali menggelar aksi damai di depan kantor Kanwil Departemen Hukum dan HAM Bali Rabu (10/12) lalu. Aksi damai ini dipersiapkan sejak pukul 08.00 pagi di kantor Yakeba yang juga sekretariat IKON Bali di jalan Mertasari No. 159 Suwung.

Menurut Kordinator IKON Bali IGN Wahyunda aksi damai ini bertujuan untuk menggugah para pejabat agar mendengar persoalan korban Narkotika, Psiktropika, dan Zat Adiktif lain (Napza) yang selama ini kadung dianggap sebagai pelaku tindak kriminal.

“Semoga tuntutan kita didengar. Sehingga jangan sampai aparat dapat sewenang-wenang kepada kami,”ujarnya.

(more…)

Aksi IKON Menolak Kriminalisasi Pecandu

March 18, 2008 By: Ikon Bali Category: Apa Saja

Kuta sore itu masih tetap ramai. Pedagang acung menjajakan dagangannya. Turis-turis masih asyik berjemur menikmati matahari sore. Di depan Hard Rock Cafe, Martin, seorang petugas lapangan IKON, sedang menyiapkan spanduk. Beberapa kawannya terlihat sibuk. Ada yang bersiap membentangkan spanduk. Namun tidak sedikit pula yang menikmati makanan yang dijajakan pedagang asongan.

Begitu spanduk dibentangkan, terlihat isi tulisannya; “Hentikan! Stigma, Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Pecandu dan Orang yang Terinfeksi HIV/AIDS”. Tidak hanya itu ada juga spanduk lain yang berbunyi, “Penjara Bukan Solusi untuk Pecandu Narkoba”. Ketiga, diatas spanduk berwarna merah tertulis, “Hindari HIV Bukan Orangnya”.

(more…)

Pemberantasan Narkoba Perlu Terobosan Baru

March 10, 2008 By: Ikon Bali Category: Apa Saja

Bahaya narkoba mengancam kita semua. Barangkali banyak yang tidak sadar kalau peredaran narkba sudah sedemikian menggurita. Segmentasinya tidak lagi kalangan ertentu, tetapi sudah merambah lintas usia. Tidak peduli gender, profesi, usia atau status sosial. Kasarnya: narkoba ada di sekitar kita. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional 2002 saja, di Jakarta jumlah anak sekolah dasar yang kecanduan mencapai angka 900 orang. Jika dijumlahkan dengan jumlah anak SD dari daerah lain maka angkanya bisa mencapai tiga digit. Sangat memprihatinkan memang.
Tempat beredarnya narkoba pun tidak lagi pada tempat tertentu. Diskotik sudah terlalu biasa untuk disebut. Di Jakarta, seperti ditulis wartawan Kompas Iwan Santosa dalam artikel yang berjudul “Pemulung pun ‘Pesta Putaw’, mengindikasikan bahwa narkoba bukan lagi barang mewah. Derasnya penyalahgunaan narkoba tidak lagi bisa diselesaikan dengan pencegahan dan penghangusan narkoba. Diperlukan terobosan baru untuk memerangi bahaya yang mengancam remaja dan masyarakat saat ini.

(more…)

Di Tengah Peta Perdagangan Dunia

November 25, 2007 By: Ikon Bali Category: Apa Saja, Dokumentasi, Kampanye, Penyadaran

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh Windoro Adi dan Iwan Santoso

Dari dalam penjara seperti LP Salemba, Jakarta, para narapidana kasus narkoba justru semakin mudah memperoleh barang-barang terlarang, seperti sabu. Sulit dipercaya dan dicerna akal sehat, tetapi itulah kenyataan yang diakui para pengguna, pengedar, dan pihak kepolisian.

Aneh, tetapi nyata! Barangkali itulah ungkapan paling pas untuk menggambarkan situasi terkini peredaran narkoba di Tanah Air. Tak heran apabila tiga tahun lalu Indonesia belum dikenal sebagai pasar utama, tetapi sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba—terutama jenis sabu (crystal methamphetamine)—dunia, bersama China dan Amerika Serikat.

Meski beberapa kali diberitakan bahwa polisi menggerebek pabrik ekstasi dan membongkar tempat pembuatan sabu dalam skala besar, peredaran narkoba tak pernah surut. Sejumlah pengguna telah diciduk, para pengedar pun dijebloskan ke penjara, dan puluhan di antaranya telah divonis hukuman mati, tetapi bisnis ilegal ini dari hari ke hari justru meningkat.

(more…)

Mereka Membeli Tiket Sekali Jalan..

November 24, 2007 By: Ikon Bali Category: Advokasi, Apa Saja, Dokumentasi, Penyadaran

Sumber Kompas (24/11/2007)

Ketika aktor Roy Marten ditangkap di Surabaya karena tersandung kasus narkoba untuk kedua kalinya, kalangan pekerja infotainment ibarat mendapat durian runtuh. File lama dibuka ulang. Sederet nama artis yang sebelumnya berurusan dengan pihak berwajib lantaran terkait kasus serupa didedahkan kembali ke ruang publik.

Akibat gencarnya penayangan kasus narkoba di kalangan artis, muncul kesan bahwa kehidupan para artis sangat dekat dengan obat-obat terlarang. Seolah-olah sebagian besar artis Indonesia adalah pencandu narkoba.

(more…)

NakNik Community,Merayakan Keberanian Dengan Teater

November 17, 2007 By: Ikon Bali Category: Apa Saja, Dokumentasi

 

Dari Bale Bengong

Sepuluh mangkok bakso, dua piring siomay, dan satu mangkuk mie ayam seperti jadi pelengkap kegembiraan kami Minggu malam, pukul 20.00 Wita, lalu. Dengan lahap anak-anak menyantap menu kaki lima di pusat kaki lima Renon Denpasar tersebut. Tiga lagu dari pengamen, yang semuanya mereka ikuti, menambah perayaan malam itu.

Kami pantas merayakan malam itu. Sebab kami sudah melewatinya, meski tidak sukses-sukses amat. “Yang penting kami sudah tampil,” kata Gede Santika, salah satu dari 11 anak itu. Mereka memang bisa melewatinya. Dan itu sebuah modal awal.

Malam itu, anak-anak yang tergabung dalam Naknik Community itu baru saja usai mementaskan teater di wantilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali. Mereka salah satu penampil dalam Pesta Seni Anti Diskriminasi yang diadakan Ikatan Korban Napza (IKON) Bali. “Pentas seni ini sebagai bentuk kampanye agar mantan pecandu narkoba maupun pecandu narkoba tidak terus mendapat diskriminasi dari masyarakat lain,” kata Koordinator IKON Bali, IGN Wahyunda.

(more…)